Rabu, 26 Desember 2018

Pengenalan Jaringan Komputer


1. Definisi Jaringan Komputer

Apa itu Jaringan Komputer?

Jaringan komputer adalah hubungan dua buah komputer atau lebih menggunakan media transmisi kabel (wired) atau udara (wireless) yang ditujukan untuk melakukan pertukaran data, bagi pakai (sharing) perangkat lunak dan keras.

Jaringan Komputer merupakan sekelompok komputer yang saling berhubungan satu dan lainnya menggunakan protokol komunikasi melalui media komunikasi sehingga dapat saling berbagai informasi, program-program, penggunaan perangkat keras secara bersamaa (interkoneksi sejumlah komputer)
Jaringan Komputer merupakan kumpulan sejumlah terminal komunikasi yang berada diberbagai lokasi yang terdiri dari lebih satu komputer yang saling berhubungan


2. Elemen penyusun jaringan komputer

Jaringan Komputer sendiri memiliki beberapa elemen diantaranya :


1. Komponen Hardware :
  •  Personal Computer (PC) digunakan dalam jaringan untuk pengaplikasian jaringan tersebut.
  •  Network Interface Card (NIC) sebuah peralatan elektronik yang dibuat pada sebuah papan PCB yang akan melakukan konversi sinyal sehingga sebuah workstation bisa mengirim dan menerima data dalam jaringan.
  •  Kabel dalam jaringan komputer adalah salah satu alat untuk menghubungkan antara komputer yang satu dengan yang lainnya.
  •  Topologi jaringan adalah suatu cara atau konsep untuk menghubungkan beberapa atau banyak komputer sekaligus menjadi suatu jaringan yang saling terkoneksi.
2. Komponen Software :
  • Sistem Operasi dibutuhkan untuk menangani jaringan yaitu mengelola aliran data antara workstation dan server.
  • Network Adapter Driver yaitu software yang digunakan agar NIC dapat terdeteksi sistem operasi dan dapat digunakan sebagaimana fungsinya.
  •  Protokol Jaringan adalah aturan baku atau standar yang mengatur komunikasi diantara beberapa komputer di dalam sebuah jaringan sehingga komputer-komputer anggota jaringan dan komputer berbeda platform dapat saling berkomunikasi.
Apabila ingin membuat jaringan komputer yang lebih luas lagi jangkauannya, maka diperlukan peralatan tambahan seperti :

1. HUB atau Switch
merupakan perangkat jaringan yang digunakan untuk menghubungkan antar komputer (PC). Secara sekilas switch dan hub terlihat sama, namun yang membedakan adalah cara kerjanya. Switch dapat bekerja dengan cara hanya meneruskan data dari komputer pengirim ke penerima secara langsung. Sedangkan hub akan bekerja sacara broadcast (layaknya broadcast pada Radio), yaitu walaupun komputer mengirim data ke salah satu komputer, akan tetapi semua komputer akan dilaluinya sehingga kinerjanya lebih lambat dibandingkan switch.

2. Bridge
merupakan perangkat jaringan yang memiliki fungsi memperluas suatu jaringan sekaligus membuat sebuah segmen jaringan. Cara kerja bridge yaitu mengenali alamat MAC yang mentransmisi sebuah data ke jaringan, kemudian bridge akan membuat tabel internal secara otomatis, dimana tabel ini dapat menentukan segmen mana yang akan dirouting maupun yang akan difilter.

3. Router
merupakan perangkat jaringan yang berfungsi menghubungkan dua jaringan atau lebih sehingga data dapat dikirim dari satu jaringan ke jaringan yang lain. Sekilas cara kerja router bisa dibilang mirip dengan bridge, yakni sama-sama meneruskan paket data, membagi jaringan menjadi beberapa segmen atau menyatukan segmen-segmen jaringan tersebut, hanya saja router berada pada lapisan ketiga OSI.

4. Repeater
adalah perangkat jaringan yang memiliki fungsi memperluas jangkauan sinyal wifi dari server agar perangkat lain bisa terhubung. Cara kerja dari repeater itu sendiri adalah dengan menerima sinyal dari server, kemudian memancarkannya kembali dengan jangkauan yang lebih luas dan kuat, denagn kata lain sinyal yang lemah dapat dipancarkan kembali menjadi lebih kuat dan luas.

5. Konektor
merupakan alat yang di pasang pada masing masing ujung kabel jaringan untuk menghubungkan adapter network dengan kabel. Berbagai jenis konektor jaringan ini harus disesuaikan dengan tipe dan jenis kabel jaringan yang dipakai.

6. Access Point
merupakan perangkat jaringan komputer yang digunakan untuk membangun Hotspot dengan jangkauan tertentu. jangkauan sinyal dari access point dapat disesuaikan dengan merk dan kebutuhan dari perangkat itu sendiri.

7. Kabel jaringan
merupakan media transmisi berbentuk kabel yang digunakan untuk menghubungkan dua komputer atau lebih untuk saling bertukar data. Ada beberapa jenis kabel yang biasa digunakan, seperti kabel utp, stp, coxial maupun fiber optik. Biasanya, jenis kabel yang digunakan tergantung pada jenis topologi jaringan yang digunakan.

3. Jenis-jenis Media Transmisi

Media transmisi merupakan suatu media yang digunakan pada beberapa peralatan elektronik untuk menghubungkan antara pengirin dan penerima informasi berupa data, karena jarak yang jauh, maka data perlu untuh diubah menjadi kode dan isyarat yang dapat didimanipulasi dengan berbagai cara sehingga dapat diubah lagi menjadi data. Beberapa alat elektronika, seperti telepon, komputer, televisi, dan radio membutuhkan media transmisi untuk dapat menerima data. Setiap peralatan elektronika memiliki media transmisi yang berbeda-beda dalam pengiriman datanya.

Terdapat dua jenis media transmisi yang ada, diantaranya ialah Media transmisi Guide dan Unguide

1 .Media Transmisi Guide
Menyediakan jalur transmisi sinyal yang tebatas secara fisik menggunakan system kabel.
Diataranya ialah berupa :

   Twisted-Pair Cable
  Merupakan dua pasang kawat yang berpilin dan terdiri dari dua konduktor yang digabungkan untuk mengurangi atau meniadakan inferensi elektromagnetik. Memilki dua jenis yaitu STP (unshielded twisted pair) yang memiliki selimut dan UTP (unshielded twisted pair) yang tidak memilki selimut. Kabel STP lebih tahan terhadap gangguan yang disebebkan posisi kabel yang tertekuk atupun inferensi internal lainya . Kabel UTP mudah dipasang, ukurannya kecil, dan harganya lebih murah dibandingkan jenis media lainnya. Kabel UTP sangat rentan dengan efek interferensi elektris yang berasal dari media di sekelilingnya.


        Coaxial Cable (Kabel Koaksial)

·      
adalah suatu jenis kabel yang menggunakan dua buah konduktor. Kabel ini banyak digunakan untuk mentransmisikan sinyal frekuensi tinggi mulai 300 kHz keatas. Selain itu, dapat dijalankan dengan tanpa banyak membutuhkan bantuan repeater sebagai penguat untuk komunikasi jbir jauh diantara node network, dibandingkan kabel stp atau utp. Repeater juga dapat diikutsertakan untuk meregenerasi sinyal-sinyal dalam jaringan coaxial sehingga dalam instalasi network cukup jauh dapat semakin optimal. Ada beberapa jenis kabel koaksial, yaitu thick coaxial cab le (mempunyai diameter besar) dan thin coaxial cable (mempunyai diameter lebih kecil).

    Fiber Optic

Kabel fiber optic merupakan media networking yang mampu digunanakan untuk transmisi-transmisi modulasi. Terbuat dari kaca atau plastic yang mentranmisikan sinyal cahaya dari suatu tempat ke tempat yang lain. Fiber optic sangatlah tahan terhadap inferensi elektromagnetik dan dapat bekerja dalam kecepatan tinggi hingga puluhan juta bit digital per detik. Keuntungan dari penggunaan fiber optic ialah membutuhkan sedikit tenaga yang dibutuhkan, dapat menjangkau jarak yang lebih jauh, bentuknya lebih ramping, serta kapasistas transmisi yang besar. Walaupun begitu, biayanya cukup mahal untuk peralatannya.

     2. Media Unguined: Wireless 

Media yang mentransmisikan gelombang elektomagnetik tanpa menggunakan konduktor fisik seperti kabel/serat optic. Media ini memerlukan antena untuk transmisi dan penerimaan (transmiter dan receiver).


·         Satelit




Satelit adalah media transmisi yang fungsi utamanya menerima sinyal dari stasiun bumi dan meneruskannya ke stasiun bumi lain. Dengan menggunakan saltelit memungkinkan untuk dapat menjangkau permukaan bumi yang luas, termasuk daerah terpencil dengan populasi rendah,serta meningkatkan jangkauan telekomunikasi.


Selain itu, transmisi data, dapat menggunakan sinar infra merah atau gelombang mikro untuk menghantarkan data. Walaupun kedengarannya praktis, namun kendala yang dihadapi disini adalah masalah jarak,bandwidth, dan mahalnya biaya. Namun demikian untuk kebutuhan LAN di dalam gedung, saat ini sudah dikembangkan teknologi wireless untuk Active Hub (Wireless Access Point) dan Wireless LAN Card (pengganti NIC), sehingga dapat mengurangi kerumitan kabel transmisi data pada jaringan komputer.

4. Jenis-jenis jaringan komputer

1. PAN (Personal area network)


PAN (Personal Area Network) adalah jaringan komputer yang digunakan untuk transmisi data antara perangkat pribadi seperti komputer, tablet, smartphone, personal digital assistant (PDA), konsol video game, perangkat peripheral dan perangkat hiburan pribadi lainnya.

PAN dapat digunakan untuk komunikasi antara perangkat pribadi sendiri (komunikasi interpersonal), atau untuk menghubungkan perangkat ke jaringan dengan tingkat yang lebih besar dan Internet (uplink) dimana salah satu perangkat “master” mengambil peran sebagai router internet.

Jaringan jenis ini akan memberikan fleksibilitas yang tinggi. Misalnya, memungkinkan Anda untuk:

  • Mengirim dokumen dari laptop, tablet, atau smartphone ke printer melalui jaringan.
  • Upload foto dari smartphone ke komputer desktop Anda.
  • Menonton film dari layanan streaming online dengan TV Anda.
  • Dan masih banyak lagi.

2. LAN (Local Area Network)


LAN (Local Area Network) adalah jaringan komputer yang menghubungkan komputer dalam area terbatas seperti rumah, sekolah, laboratorium, universitas atau kantor dan memiliki peralatan jaringan sendiri dan interkoneksi yang dikelola secara lokal. LAN sangat bermanfaat untuk membagi sumber daya, seperti penyimpanan data dan printer. Jaringan komputer jenis ini dapat dibangun dengan hardware yang relatif murah, seperti wireless access point, hub, adapter jaringan dan kabel Ethernet.

Jaringan komputer jenis LAN yang terkecil dapat terdiri dari hanya dua komputer, sedangkan LAN yang lebih besar dapat terdiri dari ribuan komputer. LAN biasanya sebagian besar mengandalkan koneksi kabel untuk meningkatkan kecepatan dan keamanan, namun koneksi wireless juga dapat menjadi bagian dari LAN. kecepatan tinggi dan biaya yang relatif rendah merupakan karakteristik jaringan jenis LAN.

LAN biasanya digunakan pada satu tempat di mana orang-orang harus berbagi sumber daya diantara mereka sendiri tetapi tidak dengan orang luar. Misalnya sebuah gedung perkantoran dimana semua karyawan harus dapat mengakses file pada server pusat atau dapat mencetak dokumen melalui satu atau lebih printer pusat.

Hal ini akan memudahkan karyawan dalam mengerjakan tugas-tugas mereka, tetapi Karyawan/Perusahaan tentunya tidak ingin jika orang luar yang hanya kebetulan lewat juga dapat mengakses file pada server pusat atau mengirim dokumen ke printer melalui laptop atau ponsel mereka.

Jika LAN, sepenuhnya menggunakan teknologi wireless, maka jenis jaringan ini disebut sebagai WLAN (Wireless Local Area Network).

3. MAN (Metropolitan area network)


MAN adalah jaringan komputer yang menghubungkan para pengguna dengan sumber daya komputer pada sebuah area geografis atau area yang lebih besar dari yang tercakup oleh LAN yang luas, tetapi lebih kecil dari area yang tercakup oleh WAN (wide area network).

Tergantung pada konfigurasi-nya, jaringan jenis ini dapat mencakup area mulai dari beberapa mil hingga puluhan mil. MAN sering digunakan untuk menghubungkan beberapa LAN untuk membentuk jaringan yang lebih luas. Saat jaringan jenis ini dirancang khusus untuk sebuah Universitas, makan terkadang disebut sebagai CAN (Campus Area Network).

4. WAN (Wide Area Network)


WAN (Wide Area Network) adalah jaringan komputer atau jaringan telekomunikasi yang membentang di atas jarak geografis yang sangat luas, seperti seluruh Negara atau seluruh Dunia. Jaringan komputer jenis WAN biasanya terdiri dari beberapa jenis jaringan yang lebih kecil, seperti LAN atau MAN.

Bisnis, Pendidikan dan Lembaga Pendidikan menggunakan jaringan jenis WAN untuk relay data antara para staf, mahasiswa, klien, pembeli dan pemasok dari berbagai daerah. Dengan menggunakan WAN, akan memungkinkan bisnis untuk secara efektif melaksanakan fungsi harian-nya dimanapun lokasinya. Internet merupakan contoh yang paling terkenal untu WAN publik.
5.  Topologi Jaringan Komputer

Topologi jaringan internet atau komputer adalah metode atau konsep untuk menghubungkan beberapa komputer sekaligus menjadi jaringan interkoneksi.

Lebih sederhananya, topologi jaringan adalah sebuah desain jaringan pada komputer.

Ada berbagai macam topologi jaringan dan masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan...

1. Topologi Ring

Topologi ring atau sering disebut dengan topologi cincin merupakan suatu topologi jaringan yang dipakai untuk menghubungkan sebuah komputer dengan komputer lainnya dalam sebuah rangkaian yang berbentuk melingkar seperti cincin. Jenis topologi jaringan ini umumnya hanya menggunakan LAN card agar masing-masing komputer terkoneksi.

Kelebihan Topologi Ring
·         Biaya untuk instalasinya murah
·         Performa koneksi cukup baik
·         Proses instalasi dan konfigurasi cukup mudah
·         Implementasinya mudah dilakukan

Kekurangan Topologi Ring

·         Jika terjadi masalah, troubleshooting jaringan ini terhitung rumit
·         Pada jaringan ini tabrakan arus data sangat rentan terjadi
·         Koneksi pada jaringan akan terputus jika salah satu koneksi bermasalah

2. Topologi Bus


Topologi bus adalah topologi jaringan yang lebih sederhana. Pada umumnya topologi jaringan ini dilakukan pada installasi jaringan berbasi kabel coaxial.

Topologi bus memakai kabel coaxial pada sepanjang node client dan konektor. Jenis konektor yang digunakan adalah BNC, Terminator, dan TBNC.


Kelebihan Topologi Bus
-Kemudahan dalam penambahan client atau workstation bar
-Mudah digunakan dan sangat sederhana
-Biaya instalasi murah karena kabel yang digunakan sedikit

Kekurangan Topologi Bus
-Sering terjadi tabrakan arus data
-Proses pengiriman dan penerimaan data kurang efisien
-Topologi bus yang lama sulit untuk dikembangkan
-Jika ada masalah pada kabel, misalnya terputus maka komputer workstation akan terganggu.

3. Topologi Star

Topologi star atau disebut juga dengan topologi bintang adalah topologi jaringan berbentuk bintang dimana pada umumnya memakai hub atau switch untuk koneksi antar client. Topologi jaringan komputer ini paling sering digunakan saat ini karena memiliki banyak kelebihan.

Kelebihan Topologi Star

-Jaringan topologi ini tetap berjalan baik walaupun salah satu komputer client bermasalah -Tingkat keamanan data pada topologi ini cukup baik
-User lebih mudah mendeteksi masalah pada jaringan
-Lebih Fleksibel

Kekurangan Topologi Star

-Topologi ini terhitung mahal karena menggunakan cukup banyak kabel
-Seluruh komputer dalam jaringan ini akan bermasalah jika hub atau switch mengalami masalah
 -Topologi star sangat tergantung pada terminal pusat.

4. Topologi Mesh

Topologi mesh adalah sebuah topologi yang bisa digunakan untuk rute yang banyak. Jaringan pada topologi ini menggunakan kabel tunggal sehingga proses pengiriman data menjadi lebih cepat tanpa melalui hub atau switch.


Kelebihan Topologi Mesh

-Bandwidth limit nya cukup besar-Security data pada topologi ini sangat baik
-Tidak terjadi tabrakan arus data karena jalur pengiriman data sangat banyak

Kekurangan Topologi Mesh

-Kabel yang dibutuhkan jumlahnya banyak-Biaya installasi topologi mesh sangat mahal karena menggunakan banyak kabel
-Installasinya sangat rumit

5. Topologi Tree

Topologi tree atau topologi pohon adalah hasil penggabungan dari topologi bus dan topologi star. Topologi tree pada umumnya dipakai untuk interkoneksi antara hirarki dengan pusat yang berbeda-beda.


Kelebihan Topologi Tree

-Dapat dan mudah dikembangkan menjadi topologi jaringan yang lebih luas-Susunan topologi ini terpusat secara hirarki sehingga pengaturan data menjadi lebih mudah

Kekurangan Topologi Tree

-Topologi tree memiliki kinerja jaringan yang lambat-Penggunaan kabel yang sangat banyak sehingga biaya installasinya mahal
-Kabel backbone merupakan sentral dari topologi ini
-Bila komputer bagian atas bermasalah, maka komputer bagian bawah juga akan bermasalah

6. Topologi Peer to Peer

Topologi peer to peer adalah topologi jaringan yang sangat sederhana karena hanya menghubungkan 2 komputer. Pada umumnya topologi peer to peer memakai satu kabel saja untuk menghubungkan kedua komputer agar bisa saling berbagai data.

Kelebihan Topologi Peer to Peer

-Biaya installasi sangat murah-Proses installasi mudah
-Setiap komputer dapat berperan sebagai server atau client

Kekurangan Topologi Peer to Peer

-Topologi ini sangat sulit dikembangkan-Security dalam topologi ini sering bermasalah
-Proses troubleshooting termasuk rumit

7. Topologi Linier

Topologi linier atau sering disebut dengan topologi bus berurut. Topologi ini umumnya hanya memakai satu kabel utama sebagai konektor masing-masing titik sambungan pada setiap komputer.

Kelebihan Topologi Linier

-Mudah dikembangkan-Penggunaan kabel sedikit
-Tata letak topologi linier sederhana dan mudah
-Topologi ini tidak membutuhkan kendali sentral

Kekurangan Topologi Liner

-Kepadatan trafik data cukup tinggi-Security data tidak terjamin

8. Topologi Hybrid

Topologi Hybrid adalah gabungan dari beberapa topologi yang berbeda dan membentu jaringan baru. Dengan kata lain, jika ada dua atau lebih topologi yang berbeda terhubung dalam satu jaringan maka topologi jaringan tersebut akan membentuk topologi hybrid.

Kelebihan Topologi Hybrid

-Topologi ini sifatnya fleksibel- Penambahan koneksi lain pada topologi ini menjadi sangat mudah

Kekurangan Topologi Hybrid

-Proses installasi dan pengaturannya cukup rumit-Manajemen pada topologi hybrid sangat sulit dilakukan
-Biaya untuk membuat topologi ini cukup mahal


6. Computer crime dan Cyber crime




Pengertian Computer crime dan Cyber crime menurut beberapa pakar :

  • The U.S. Department of Justice memberikan pengertianComputer Crime sebagai: "… any illegal act requiring knowledge of Computer technology for its perpetration, investigation, or prosecution".
  • Organization of European Community Development, yaitu:"any illegal, unethical or unauthorized behavior relating to the automatic processing and/or the transmission of data".
  • Definisi computer crime menurut OECD yang didefinisikan dalam kerangka computer abuse yakni, “Any illegal, unethical or unauthorized behavior involving authomatic data processing and/ or transmissing of data.” “Setiap perilaku yang melanggar/melawan hukum, etika atau tanpa kewenangan yang menyangkut pemrosesan data dan / atau pengiriman data.”

Eoghan Casey “Cybercrime is used throughout this text to refer to any crime that involves computer and networks, including crimes that do not rely heavily on computer“.

  • Forester dan Morrison mendefinisikan kejahatan komputer sebagai: aksi kriminal dimana komputer digunakan sebagai senjata utama.
  • Andi Hamzah dalam bukunya “Aspek-aspek Pidana di Bidang Komputer” (1989) mengartikancybercrime sebagai kejahatan di bidang komputer secara umum dapat diartikansebagai penggunaan komputer secara ilegal.
  • Menurut Kartasudirja (1993:3), dalam pengertian luas Cybercrime adalah tindakan pidana apa saja yang dapat dilakukan dengan memaiaki komputer(hardware dan software) sebagai sarana atau alat,komputer sebagai objek, baik untuk memperoleh keuntungan ataupun tidak dengan merugikan pihak lain.
  • Girasa (2013) mendefinisikan cybercrime sebagai : aksi kejahatan yang menggunakan teknologi komputer sebagai komponen utama.
  • M.Yoga.P (2013) memberikan definisi cybercrime yang lebih menarik, yaitu: kejahatan dimana tindakan kriminal hanya bisa dilakukan dengan menggunakan teknologi cyber dan terjadi di dunia cyber.

Cyber crime istilah yang mengacu kepada aktivitas kejahatandengan komputer atau jaringan komputer menjadi alat, sasaran atau tempat terjadinya kejahatan. Termasuk ke didalamnya antara lain adalah penipuan lelang secara online, pemalsuan cek, penipuankartu kredit/carding, confidence fraud, penipuan identitas, pornografi anak, dll.

Dari beberapa definisi diatas, maka kejahatan komputer (computer crime) atau penyalahgunaan komputer (computer misuse) secara umum dapat disimpulkan sebagai perbuatan atau tindakan yang dilakukan dengan menggunakan komputer sebagai alat/sarana untuk melakukan tidak pidana atau komputer itu sendiri sebagai objek tindak pidana. Dan dalam arti sempit kejahatan komputer adalah suatu perbuatan melawan hukum yang dilakukan dengan teknologi komputer yang canggih.

Walaupun istilah computer crime ataupun cybercrime telah populer di masyarakat akan tetapi eksistensi computer crime secara akademik masih menjadi perdebatan para ahli. Permasalahan yang timbul berkaitan dengan computer crime antara lain apakah computer crime merupakan suatu bentuk kejahatan baru yang berbeda dari kejahatan-kejahatan konvensional tradisional seperti pencurian, pembunuhan dll., sehingga membutuhkan suatu pengaturan hukum yang secara khusus mengatur masalah ini seperti halnya tindak pidana perekonomian, atau apakah kejahatan yang dimaksud computer crime tersebut hanyalah suatu bentuk lain dari kejahatan kejahatan biasa yang telah diatur di dalam hukum pidana materil positif sehingga yang diperlukan dalam mengatasi masalah computer crime.

7. Wireless LAN Security


Wireless local area network security (WLAN security) adalah sistem keamanan yang dirancang untuk melindungi jaringan dari pelanggaran keamanan yang rentan terhadap transmisi nirkabel. Jenis keamanan ini diperlukan karena sinyal WLAN tidak memiliki batasan batas fisik, dan rentan terhadap akses tidak sah atas sumber daya jaringan, yang mengakibatkan kerentanan data pribadi dan rahasia. Operasi dan ketersediaan jaringan juga dapat dikompromikan jika ada pelanggaran keamanan WLAN. Untuk mengatasi masalah ini, berbagai otentikasi, enkripsi, tembus pandang dan teknik pengendalian administratif lainnya digunakan dalam WLAN. WLAN bisnis dan korporat khususnya memerlukan langkah-langkah keamanan yang memadai untuk mendeteksi, mencegah, dan memblokir Piggybacker, Eavesdropper dan penyusup lainnya.

Keamanan tetap menjadi perhatian utama dalam WLAN di seluruh dunia. Sementara jaringan nirkabel memberikan kenyamanan dan fleksibilitas, mereka juga meningkatkan kerentanan jaringan. Ancaman keamanan seperti akses tidak sah, penolakan serangan layanan, spoofing IP dan MAC, pembajakan sesi dan penyadapan semua bisa menjadi masalah bagi WLAN. Untuk mengatasi ancaman ini, berbagai teknik otentikasi dan enkripsi standar digabungkan dengan mekanisme kontrol akses lainnya. Protokol, perangkat, dan teknik ini secara kolektif mengamankan WLAN pada tingkat yang sama dengan dan bahkan melebihi keamanan LAN kabel.

Beberapa teknologi yang digunakan dalam keamanan WLAN meliputi:


  • Wired Equivalent Privacy (WEP): Standar enkripsi lama yang digunakan untuk mengatasi ancaman keamanan. WEP menyediakan keamanan untuk WLAN dengan mengenkripsi informasi yang dikirimkan melalui udara sehingga hanya penerima dengan kunci enkripsi yang benar yang dapat mendekripsi informasi tersebut.
  • WPA / WPA2 (Akses Dilindungi WI-FI): Ditingkatkan pada WEP dengan memperkenalkan Protokol Integritas Kunci Temporal (TKIP). Saat masih menggunakan enkripsi RC4, TKIP menggunakan kunci enkripsi temporal yang diperbarui secara berkala, sehingga lebih sulit untuk dicuri. Selain itu, integritas data ditingkatkan melalui penggunaan mekanisme hashing yang lebih kuat.
  • Sistem Pencegahan Intrusi Nirkabel / Sistem Deteksi Intrusi: Deteksi intrusi dan pencegahan berfokus pada level frekuensi radio (RF). Ini melibatkan pemindaian radio untuk mendeteksi titik akses jahat atau jaringan ad hoc untuk mengatur akses jaringan. Implementasi lanjutan dapat secara visual mewakili area jaringan bersama dengan potensi ancaman, dan memiliki kemampuan klasifikasi otomatis sehingga ancaman dapat dengan mudah diidentifikasi.



8. Cryptography (symmetric key & asymmetric key)

Symmetric key

Dalam enkripsi simetris (symmetric), Anda menggunakan kunci yang sama untuk enkripsi dan dekripsi data atau pesan Anda. Contohnya, mengirim pesan aman (secure message) ke nenek Anda, Anda berdua harus memiliki kunci yang sama untuk mengenkripsi dan mendekripsi pesan yang dapat Anda tukar satu sama lain. 

Asymmetric key

Enkripsi asimetris sangat berlawanan dengan enkripsi simetris karena tidak menggunakan satu kunci tetapi sepasang kunci: kunci pribadi dan kunci publik. Orang mungkin bertanya:

Mengapa Anda membutuhkan dua kunci?

Anda menggunakan satu untuk mengenkripsi data Anda, yang disebut kunci publik, dan yang satunya untuk mendekripsi pesan terenkripsi, yang disebut kunci pribadi.

Ketika Anda mengenkripsi pesan Anda menggunakan, katakanlah, kunci publik nenek Anda, pesan yang sama itu hanya dapat didekripsi menggunakan kunci pribadinya.

Kunci pribadi Anda, seperti yang disebutkan namanya, adalah milik Anda dan itu harus tetap pribadi, karena itu satu-satunya kunci yang dapat mendekripsi setiap pesan yang dienkripsi dengan kunci publik Anda.

Kunci publik seperti, sekali lagi, nama negara, adalah publik dan dengan demikian tidak diperlukan keamanan karena itu harus tersedia untuk umum dan dapat dilewatkan melalui internet. Kunci publik digunakan untuk mengenkripsi pesan yang hanya dapat didekripsi menggunakan, seperti yang saya tulis di atas, mitra pribadinya.

Untuk memahami apa yang saya tulis di atas, perhatikan gambar di bawah ini:





Sumber :

https://reznetworks.blogspot.com/2015/07/pengenalan-jaringan-komputer.html

https://dosen.gufron.com/artikel/pengenalan-jaringan-komputer/21/

http://jaringanonly.blogspot.com/2012/07/komponen-jaringan-komputer-topologi.html

http://putri-39smkpgri1.blogspot.com/2014/04/elemen-dasar-lan.html

https://www.nesabamedia.com/perangkat-jaringan-komputer/

https://id.wikipedia.org/wiki/Media_transmisi

https://nopainsocounterpain.wordpress.com/2012/03/28/jenis-media-transmisi-pada-jaringan-komputer/

https://www.jejakwaktu.com/jenis-jaringan-komputer/

https://hanifnaufalhawari.blogspot.com/2016/10/10-macam-topologi-jaringankomputer.html

https://www.maxmanroe.com/vid/teknologi/komputer/topologi-jaringan.html

http://forensikadigitalblog.blogspot.com/2015/08/definisi-cybercrime-dan-computer-crime.html

https://www.techopedia.com/definition/25116/wireless-local-area-network-security-wlan-security

https://hackernoon.com/symmetric-and-asymmetric-encryption-5122f9ec65b1




0 komentar:

Posting Komentar